Tuesday, May 20, 2008
Monday, April 21, 2008
Manjakan Diri Kala Hamil

Eits! Suami, bahkan si kecil pun dilarang keras mengganggu, ya. Ini adalah waktu khusus buat para Mom's.
Happy Pregnancy = Happy Baby (Kehamilan Yang Bahagia = Bayi Yang Bahagia)
Memanjakan diri saat hamil itu perlu loh. Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang gembira akan menularkan perasaannya kepada janin dalam kandungan. Pasalnya, darah si ibu akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang sehingga si bayi pun ikut merasa senang.
Sebaliknya, jika ibu merasa gelisah, detak jantung ibu yang cepat akan tertangkap jelas oleh janin. Selain detak jantung, hormon pemicu stres pun ikut meningkat. Tentu tak baik jika dialami ibu hamil terus menerus. Apalagi, ibu hamil yang mengalami stres berat berisiko melahirkan bayi prematur dan bayi dengan berat badan rendah, bahkan dapat mengakibatkan janin keguguran.
Wah, itu sih harus dihindari. Tunggu apa lagi? Buatlah daftar kegiatan yang menyenangkan -tentu saja yang bersifat positif- dan lakukan! Hadiahnya, Anda jadi lebih menikmati masa kehamilan.
Panduan "Me Time" untuk Ibu Hamil
1. Merawat diri
Kalau ada yang bilang, hamil nggak perlu cantik, itu salah besar! Saat hamil, Anda tak dilarang kok kalau mau relaksasi di salon. Justru jika Anda tampak cantik dan segar, menjalani kehamilan pun bukanlah beban. Sebelumnya, konsultasikan pada dokter kandungan Anda perawatan apa saja yang diperbolehkan. Perawatan kulit dan rambut seperti creambath, lulur badan, facial, pedicure atau manicure masih oke kok! Asal, hindari perawatan yang menggunakan terlalu banyak bahan kimia seperti meluruskan, mengeriting, bleaching, dan mencat rambut hingga usia kehamilan trimester kedua.
Anda juga bisa mencoba perawatan spa saat usia kandungan telah menginjak trimester kedua. Supaya aman, pilihlah spa khusus untuk ibu hamil. Nah, spa bermanfaat untuk mengendurkan urat-urat syaraf yang tegang. Memang, saat berbadan dua, berbagai keluhan fisik acapkali menghinggapi ibu hamil, seperti pegal, sakit punggung dan sebagainya. Melalui srubbing dan massage di tempat spa, gangguan kehamilan itu bisa dikurangi. Selain bisa rileks, sirkulasi darah pun menjadi lebih lancar. Menyenangkan, bukan?
2. Tidur
"Aduh, mau tidur saja kok susah banget ya?" Ya, masalah ini kerap menimpa beberapa ibu hamil. Tak heran, tidur nyenyak menjadi agenda penting, entah itu pada siang atau malam hari. Bila Anda beristirahat dengan cukup, suasana hati pun menjadi baik.
Nah, agar tidur Anda nyaman, pastikan kamar tidur Anda cukup "enak" untuk ditempati. Jika menggunakan AC, perhatikan suhunya agar tidak terlalu dingin. Anda bisa mandi air hangat dahulu agar badan rileks. Kemudian, minumlah segelas susu hangat. Susu mengandung asam amino tryptophan yang meningkatkan kadar serotonin dalam otak yang akan membantu Anda untuk dapat tidur.
Saat tidur, atur posisi senyaman mungkin. Anda bisa mencoba tidur dengan posisi miring ke kiri, untuk membantu mengoptimalkan aliran darah dan nutrisi ke plasenta.
Jangan lupa Mom's! Pastikan tidak ada yang mengganggu Anda saat tidur. Matikan handphone sejenak. Dan, pesanlah pada orang di rumah Anda agar tidak mengganggu. Anda berhak menikmati waktu tidur dengan leluasa.
3. Berbelanja
Anda senang shopping? Tak ada salahnya menyenangkan diri dengan kegiatan satu ini. Belilah pakaian hamil yang nyaman. Atau, Anda bisa berburu pernak-pernik untuk si kecil. kendati begitu, berbelanjalah dengan bijak. Siapkan apa yang hendak dibeli dari rumah. Jangan sampai daftar belanjaan melewati anggaran yang tersedia ya Mom's?
4. Olahraga
Lakukan olahraga ringan minimal setengah jam sehari. Pilihlah olahraga yang aman seperti jalan kaki, berenang atau senam hamil. Berolahraga ringan secara teratur bisa melancarkan peredaran darah. Imbasnya, tubuh terasa bugar. Anda jadi tampak lebih bersemangat lho Mom's.
5. Lakukan aktivitas menenangkan
Luangkan waktu melakukan aktivitas yang menenangkan seperti meditasi, latihan pernapasan, yoga, mendengarkan musik, menonton DVD, dan sebagainya. Melakukan kegiatan menenangkan setiap hari membantu Anda selalu berpikir positif. Dengan begitu, Anda akan lebih enjoy menikmati kehamilan.
6. Berkomunikasi dengan janin
Luangkanlah waktu untuk berbincang bertiga: Anda, suami, dan janin. Libatkan suami, biarkan dia merasakan sendiri gerakan janin di perut Anda. Selain menambah kedekatan dengan suami, Anda pun merasa terhibur.
7. Berselancar di dunia maya
Tak ada salahnya sharing apa yang Anda rasakan dengan ibu-ibu hamil lainnya. Anda bisa berselancar di dunia maya bergabung dengan milis ibu hamil. Atau, tuangkan momen-momen penting selama hamil ke dalam blog. Hitung-hitung bisa menjadi kenangan untuk si kecil nanti.
Saturday, March 22, 2008
Tips Cara Pilih Raket Bulutangkis
Menurut beberapa referensi, untuk memilih Raket Bulutangkis dapat didasarkan pada :
A. Gaya main/ Type Pemakai, yaitu memilih Raket disesuaikan dengan Type Pemakai apakah Type Penyerang , Bertahan / Kontrol atau Type keduanya sama baik.
1.Untuk Type Bertahan dan Kontrol bisa di pakai raket yg tidak begitu berat yaitu jenis 4U atau 3U dengan titik keseimbangan dari ujung Grip 270-285 dan fleksibilitas raket medium atau Flexibel . misal Yonex type NS9000S, AT9000T, MP21/MP18.
2. Untuk Type Penyerang /Smash Raket dipilih yg agak berat yaitu jenis 3U atau 2U dengan titik keseimbangan 285-300 dan fleksibilitas raket Extra Stiff atau Stiff misal Yonex type AT900P, MP99, Carnonex21.
3. Untuk Type Bertahan dan Menyerang sama baik bisa dipilih Raket jenis 3U, Titik keseimbangan 275-285 dan Fleksibiltas Medium misal Yonex type : Ti-10, NS7700, NS5000, AT700, AT300, AT150, MP45, MP29LIGHT, CARBONEX (8600Ti, 7000DF)
Pemilihan jenis raket tsb tidak harus seperti diatas karena bisa jadi setiap pemain memliki kecocokan jenis tersendiri.
B. Mencoba langsung Berbagai Jenis Raket dan dicoba dengan berbagai jenis pukulan, jika Cocok Pilih raket tersebut. Catat untuk dipilih Bahan , Merk dan Type Raket , Jenis dan tarikan senar . Jika raket sudah tidak diproduksi lagi Raket bisa dibeli dengan melihat spesifikasi Raket yang sama dengan spesifikasi dibawah :
Spesifikasi Raket (Yonex) dapat dibedakan menurut :
1. Fleksibilitas Raket : Extra Stiff (kaku), Stiff, Medium, Extra Flexible dan Flexible.
2. Berat Raket : 2U (90-94g) ; 3U (85-89g) ; 4U (80-84g)
3. Ukuran Grip : G2 (4″) , G3(3.75″), G4(3.5″), G5(3.35″)
4. Titik Keseimbangan (Dari Ujung Grip) : 270-280 : Head Light (Defensive), 275-285 : Neutral (All Round), 285-295 ; Head Heavy (Offensive) 295-300 Extra Head Heavy (Offensive)
5. Bentuk Raket : Conventional ( Oval Biasa ) dan Isometric ( Oval dengan bagian atas mendatar)
6. Panjang Total : 26 ” Standard dan 26.5″ Long
7. Bahan Raket : Alumunium, Modulus Graphite, Super Hi Modulus Graphite, Ultra Hi Modulus Graphite, Nano Carbon, Woven Kevlar, Titanium Composite, Ultra Titanium, G Force Ti, Ultimum Ti.
C. Memilih ukuran Grip atau pegangan Raket. yg disesuaikan dengan Gengaman Tangan. Umumnya Orang suka dengan Grip yang agak kecil (G5) karena Raket mudah dikontrol. tapi ada juga yang suka Grip besar G3 atau G2.
D. Fisik Raket sempurna tidak cacat/ retak dan Raket bila disentil tanpa senar berbunyi nyaring stainless . Ini berhubungan dengan bahan raket semakin kuat dan Stabil semakin mahal. Bahan Raket dapat dipilih dengan melihat spesifikasi Bahan diatas.
E. Jika memilih Raket Bermerk Terkenal , Pastikan yg dibeli adalah Asli dan dibeli ditempat yg bisa menjamin keaslian Barang (Biasanya Raket Asli ada di Katalog dan Pejual punya Sertifikat dari Sunrise). Daftar Raket yg ada di Katalog Yonex 2007 ada DISINI . Jika memilih Merk tidak terkenal / palsu pastikan bahwa Raket tidak berubah bentuk saat disenar dengan tarikan maksimal 28-30 lbs.
F. Jangan Lupa Pilih Senar yang Baik dan tarikan senar yang Pas . Senar dapat dipilih berdasarkan : Ketahanan senar , Pantulan, Kontrol dan Peredam Getaran.
Untuk Ketahanan : Yonex BG65, BG 70Pro, BG65Ti Pantulan : NBG95,BG 80, BG66 sharp,BG65Ti, Kontrol : BG66, BG68Ti, BG85. Peredam Getaran : NBG 95, BG80
- Untuk yg suka smash : BG65Ti, NBG95, BG80, BG66sharp
-Untuk yg suka Kontrol : BG66, BG68Ti, BG85
Untuk Tarikan Senar, Jika Alat standard Yonex sesuaikan dengan Cara Tarik dan spesifikasi Senar. jika alat tidak standard, Senar bisa ditarik antara 24-28lbs.
G. Untuk anak-anak diatas 9 tahun bisa menggunakan raket biasa seperti yang dipakai orang dewasa hanya dicari yang tidak terlalu berat. Jika dipakai untuk latihan bisa menggunakan raket yang agak berat (2U atau lebih) untuk melatih pergelangan tangan atau otot tangan. Untuk anak-anak dibawah 8 tahun bisa pakai raket khusus anak dimana fisik raket agak pendek dibandingkan raket dewasa misalnya type Yonex Isometric 20Jr
Wednesday, February 20, 2008
Green Tea

The beverage green tea is a "true" tea (i.e., Camellia sinensis) that has undergone minimal oxidation during processing.Green tea is popular in China, Korea, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Kazakhstan, Japan, Pakistan, Taiwan, Hong Kong, Morocco, and the Middle East. Recently, it has become more widespread in the West, where traditionally black tea is consumed.
Japanese green teas
Green tea (Ryokucha (緑茶, ryokucha?)) is so ubiquitous in Japan that it is more commonly known as "tea" (ocha (お茶, ocha?)) and even "Japanese tea" (nihoncha (日本茶, nihoncha?)). Types of tea are commonly graded depending on the quality and the parts of the plant used as well as how they are processed. There are large variations in both price and quality within these broad categories, and there are many specialty green teas that fall outside this spectrum. The best Japanese green tea is said to be that from the Uji region of Kyoto[1]. Shizuoka Prefecture(静岡県)
玉露 Gyokuro (Jade Dew)
Selected from a grade of green tea known as Ten-cha (天茶), Gyokuro's name refers to the pale green color of the infusion. The leaves are grown in the shade before harvest, which alters their flavor.
抹茶 Matcha (rubbed tea)
A high-quality powdered green tea used primarily in the tea ceremony. Matcha is also a popular flavour of ice cream and other sweets in Japan.
煎茶 Sencha (broiled tea)
A common green tea in Japan made from leaves that are exposed directly to sunlight.
玄米茶 Genmaicha (Brown-Rice tea)
maicha and roasted genmai (brown rice) blend.
冠茶 Kabusecha (covered tea)
kabusecha is sencha tea, the leaves of which have grown in the shade prior to harvest, although not for as long as Gyokuro. It has a more delicate flavor than Sencha.
番茶 Bancha (common tea)
Sencha harvested as a second-flush tea between summer and autumn. The leaves are larger than Sencha and the flavour is less full.
焙じ茶 Hōjicha (pan fried tea)
A roasted green tea.
茎茶 Kukicha (stalk tea)
A tea made from stalks produced by harvesting one bud and three leaves.
玉緑茶 Tamaryokucha
A tea that has a tangy, berry-like taste, with a long almondy aftertaste and a deep aroma with tones of citrus, grass, and berries.
Okinawan Tea
Brewing
Generally, 2.25 grams of tea per 6 ounces of water, or about one teaspoon of green tea per cup, should be used. Green teas should be prepared with 180°F to 190°F (82°C to 88°C) water (not boiling) and steeped 2 to 3 minutes.

















