Tuesday, February 2, 2010

Memilih Parfum Sesuai Aroma Tubuh

Seperti juga saat memilih sepatu, pakaian, gaya rambut, atau makeup, Anda harus memilih parfum yang sesuai dengan diri Anda. Terdengar tak masuk akal? Pernahkah Anda mencium aroma parfum teman Anda, merasa tertarik dan membelinya, namun ketika Anda gunakan ternyata parfum itu tidak memberikan aroma yang dipancarkan oleh tubuh teman Anda? Inilah yang disebut “kepribadian” tadi. Kita memiliki kulit yang berbeda, dan kulit lah yang memungkinkan sebuah parfum menjadi hidup.

Tergantung kepribadian dan penampilan Anda, tone parfum bisa dipilih dari yang berkesan dalam, gelap, dan misterius (seperti aroma vanila, sandalwood atau cendana, dan patchouli atau nilam), hingga yang ringan, outgoing, dan romantis (seperti sitrus, mawar, gardenia, dan melati). Lalu, bagian dari kepribadian yang mana yang ingin Anda ekspresikan? Apakah Anda ingin menampilkan sisi yang tidak pernah dilihat orang sebelumnya? Anda bisa saja menampilkan irisan dari dua kepribadian tersebut, misalnya Anda menyukai wangi yang dalam seperti cendana, tetapi juga menikmati harumnya melati.

Perlu Anda ketahui, pada dasarnya parfum terdiri atas tiga lapisan:
Lapisan atas: Wangi yang langsung dapat Anda hirup saat parfum diaplikasikan, namun aroma ini akan segera menguap.
Lapisan tengah: Selama beberapa menit hingga 1 jam setelah parfum disemprotkan, Anda akan mencium lapisan tengahnya. Aromanya akan melembut.
Lapisan dasar: Bagian dasar adalah aroma yang lebih kaya, yang akan tercium setelah 30 menit. Wangi ini akan bercampur dengan lapisan tengah untuk memberikan wangi utama dari parfumnya.

Untuk membeli parfum yang sesuai dengan aroma tubuh Anda, lakukan hal-hal berikut:
1. Jangan mengenakan parfum saat Anda mendatangi counter parfum. Hiruplah beberapa contoh parfum yang dipajang. Pilih yang menarik untuk Anda, lalu catat namanya.

2. Usapkan atau semprotkan sedikit parfum yang Anda sukai, lalu berjalanlah berkeliling selama sekitar 15 menit. Hal ini akan memberi waktu bagi parfum untuk menyesuaikan dengan aroma tubuh Anda. Selama beberapa menit ini alkohol akan memudar, sehingga membuatnya lebih mudah untuk mengetahui wangi yang sebenarnya.

3. Setelah 15 menit, hiruplah bagian kulit dimana Anda menyapukan parfum. Apakah Anda masih menyukai harumnya? Jika tidak, kembalilah ke rak tempat memajang parfum. Anda bisa mencari parfum yang lain, namun simpan dulu jenisnya. Jangan mencoba dua macam parfum pada saat bersamaan, karena Anda akan sulit menemukan wangi yang Anda inginkan.

4. Begitu Anda telah memilih satu parfum tertentu dengan melakukan tes 15 menit tadi, bila memungkinkan, mintalah sampel parfum tersebut. Kenakan parfum selama sehari sebelum membelinya, untuk melihat berapa lama daya tahannya. Ingat, parfum adalah semacam investasi. Anda tak ingin menghabiskan banyak uang hanya untuk melihat parfum tersebut teronggok di dalam kotaknya bukan?

Setelah Anda membeli parfum, Anda juga tetap harus memperlakukan parfum tersebut dengan semestinya. Berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Dos:
1. Anda tak perlu memakai satu parfum yang sama terus-menerus. Miliki beberapa jenis parfum untuk dipakai berganti-ganti. Sebaiknya Anda memilih wangi yang lebih ringan untuk kondisi apa pun, dan semprotkan beberapa kali dalam sehari. Udara panas akan membuat wangi parfum memudar lebih cepat, sedangkan udara dingin menguatkan aromanya.
2. Sebaiknya beli parfum pada sore hari, ketika indera penciuman Anda tengah berada di puncaknya.
3. Gunakan lebih banyak parfum bila kulit Anda tergolong kering. Anda harus menyemprotkan parfum lebih sering daripada orang yang kulitnya cenderung berminyak.
4. Gunakan parfum setelah Anda mandi dan mengeringkan tubuh dengan sempurna.

Don’ts:
1. Jangan memakai parfum berlebihan. Parfum yang terlalu tajam akan membuat atasan Anda pusing seharian.
2. Jangan menyemprotkan parfum di dekat mutiara atau perhiasan lain, karena parfum mengandung alkohol yang dapat membuat merusak perhiasan tersebut.
3. Jangan mengkombinasikan parfum dengan deodoran atau sabun deodoran. Kombinasi aromanya akan menjadi tidak menyenangkan.
4. Jangan menggosok parfum yang baru disemprotkan ke kulit. Menggosok akan merusak molekul, dan mengubah lapisannya.
5. Parfum biasanya akan berakhir setelah tiga tahun (sejak diproduksi). Jangan menyimpan botol parfum dimana akan terekspos suhu tinggi atau sinar matahari. Bahkan, cologne dan eau de toilette sebaiknya disimpan di dalam lemari es untuk meningkatkan daya tahannya.

No comments: